Hodgson Melakukan Perjudian Dengan Memasukkan Rashford Di Skuat Inggris
LAHANBET.COM - Masuknya Marcus Rashford dalam skuat Timnas Inggris mengundang perhatian. Pasalnya, pemain Manchester United tersebut termasuk pemain muda dan belum banyak pengalaman. Karenanya, pelatih Roy Hodgson dinilai tengah berjudi di Piala Eropa 2016.
DUNIA BOLA SBOBET BANK BNI melaporkan, Hodgson sebelumnya memang tidak melirik pemain berusia 18 tahun tersebut. Tapi sejalan dengan prestasi menawannya bersama Setan Merah dengan mencetak lima gol dalam 11 pertandingan membuat hati pelatih Tiga Singa luluh juga.
Mantan pelatih Inggris, Sven-Goran Eriksson menilai penggantinya memang terbilang berani membuat keputusan. Eriksson pun merasa apa yang dilakukan koleganya itu sudah dipikirkan masak-masak.
Dalam wawancara dengan BURSA TARUHAN RESMI SBOBET BANK BNI, Kamis (26/5/2016), Eriksson mengatakan dalam sebuah keputusan perjudian kerap dilakukan terutama untuk pemain spesial. "Sebagai pelatih, Anda punya pilihan untuk mencari pemain yang bisa melakukan hal tak terduga dan membuat perbedaan," ungkap Eriksson.
Eriksson sendiri pernah melakukan perjudian saat menggae Theo Walcot. Ketika itu Walcot masih berusia 17 tahun ketika dipercaya untuk bermain di Piala Dunia 2006.
Rashford diyakini Eriksson bisa menunjukkan kualitas dan akan mencapai kesuksesan internasional bersama Inggris dan United."Tim lain pastinya belum banyak yang tahu kemampuannya dan inilah yang jadi keuntungan buat Rasford. Dia sudah menunjukkan bisa mengatasi tekanan yang besar. Dia telah datang langsung ke tim besar di duni. Dia telah melakukannya dengan baik." Ujar Eriksson kepada AGEN BOLA TERPERCAYA SBOBET BANK BNI.
DUNIA BOLA SBOBET BANK BNI melaporkan, Hodgson sebelumnya memang tidak melirik pemain berusia 18 tahun tersebut. Tapi sejalan dengan prestasi menawannya bersama Setan Merah dengan mencetak lima gol dalam 11 pertandingan membuat hati pelatih Tiga Singa luluh juga.
Mantan pelatih Inggris, Sven-Goran Eriksson menilai penggantinya memang terbilang berani membuat keputusan. Eriksson pun merasa apa yang dilakukan koleganya itu sudah dipikirkan masak-masak.
Dalam wawancara dengan BURSA TARUHAN RESMI SBOBET BANK BNI, Kamis (26/5/2016), Eriksson mengatakan dalam sebuah keputusan perjudian kerap dilakukan terutama untuk pemain spesial. "Sebagai pelatih, Anda punya pilihan untuk mencari pemain yang bisa melakukan hal tak terduga dan membuat perbedaan," ungkap Eriksson.
Eriksson sendiri pernah melakukan perjudian saat menggae Theo Walcot. Ketika itu Walcot masih berusia 17 tahun ketika dipercaya untuk bermain di Piala Dunia 2006.
Rashford diyakini Eriksson bisa menunjukkan kualitas dan akan mencapai kesuksesan internasional bersama Inggris dan United."Tim lain pastinya belum banyak yang tahu kemampuannya dan inilah yang jadi keuntungan buat Rasford. Dia sudah menunjukkan bisa mengatasi tekanan yang besar. Dia telah datang langsung ke tim besar di duni. Dia telah melakukannya dengan baik." Ujar Eriksson kepada AGEN BOLA TERPERCAYA SBOBET BANK BNI.



Pemain 19 tahun ini, menjadi salah satu andalan tuan rumah. Ia saat ini masih tercatat sebagai pemain Bayern Muenchen setelah dipinjam dari Juventus. Olah bolanya sangat menawan dan juga mahir menjebol gawang. Sebagai bukti, Coman mencetak gol kemenangan Prancis saat melawan Rusia pada Maret lalu.
Sebuah gol jarak jauh yang dibuat Stanciu pada debutnya bersama Timnas Rumania saat melawan Estonia pada Maret lalu, sepertinya membuka lembaran baru karier pemain 23 tahun ini. Ketrampilan soal menggiring bola pun pemain Steaua Bucharest diyakini mampu merepotkan barisan pertahanan lawan.
Usianya baru 19 tahun. Tapi pemain yang beroperasi di lapangan tengah ini punya kekuatan dan teknik tinggi. Pemain kelahiran Kamerun yang kini tergabung di FC Basel, siap menunjukkan sinarnya di Prancis nanti.



















